Postingan

Menampilkan postingan dengan label kuliner Bandung

Menikmati Iga Bakar Saoeng Soenda

Gambar
Secara kebetulan saya coba cek aplikasi Fave saya, ternyata ada 2 voucher yang sudah saya beli 2 Bulan lalu sebelum puasa Yang akan kadaluarsa tanggal 25 Juni 2019 yaitu makan iga Bakar di Saoeng Soenda Pabrik Badjoe jl Soekarno Hatta Bandung. Yang belum punya akun Fave silakan download dan gunakan kode ini untuk dapat Rp 10.000 minimal belanja Rp 20.000 https://myfave.com/invite/FAVESA15?city= jakarta Sore kemarin lusa saya langsung pergi ke sana untuk meredeem voucher tersebut. Selain makan, tempat tersebut juga menjual pakaian sisa ekspor, dimana tempat tersebut terintegrasi dengan pabrik baju Delami yang mensuplai Adidas, Nike, Executive, Tira, Lea dll. Saoeng Soenda merupakan salah satu dari 2 restoran yang ada di kompleks ini, selain Kafetaria/Morning Glory. Tempatnya  bertema industrial yang cocok untuk foto-foto. Bagaimana makanan iga bakarnya? Enak sekali. Beneran iga bakar yang dilengkapi sup sayur, sambal dan sebakul nasi pulen. Sangat lezat. Apalagi makanannya d...

Lele Goreng Wong Solo

Jumat lalu kami menunggu hujan selesai dengan makan malam di Wong Solo jalan Martadinata atau jalan Riau Bandung. Parkirnya luas dan representatif. Menu yang kami pesan malam itu lele goreng, nasi dan teh. Menunggu 10 menit ada pegawai datang bilang lele nya habis, lalu kami ditawari menu lain, kami pesan nila goreng saja. Selang 5 menit kemudian, datang pesanan kami, berupa lele goreng, gimana sih ini? Tadi bilang habis ternyata ada. Kami sudah bayangkan makan nila, jadi reset ke lele. Lelenya besar, kering, dibumbui kayak bumbu kremesan, renyah pula. Habis tandas tinggal tengkoraknya. Side dish berupa lalap juga habis, sambal yang dua macam (kecap dan bawang orek) pun tandas. Enak sih. Berdua habis 84 ribu sudah termasuk pajak. Kelebihan Wong Solo adalah konsisten dalam rasa, baik waktu masih berupa resto di dekat Simpang Dago 14 tahun lalu, di Yogyakarta, di Banjarmasin/Banjarbaru maupun pedalaman Asam2, rasa sambalnya sama. Itu yang sangat saya suka, jadi kalau mau pasti soal ra...

Bebek H Slamet Bandung

Lokasinya ada di Jalan WR Supratman, tak jauh dari Pusdai, sederet dengan gedung sate. Kami datang saat maghrib, mau numpang sholat sekalian buka puasa hari Senin. Ada petugas parkir yang bantu mengarahkan mobil parkir, cukup ramai tempatnya, minimal dari parkir yang pas penuhnya. Pegawainya muda-muda, agak kurang terorganisir, seperti pelayan yg kurang sigap. Saya ambil sendiri daftar menu dan form pemesanan di kasir, lalu sholat. Musholanya lumayan bersih dan cukup untuk 8 orang. Kami pesan dada bebek, tapi habis, tinggal paha remuk yg sudah hancur mendekati bentuk abon. Rasanya gurih enak, renyah, tanpa bau amis. Sambalnya juga pedas habis, cuma cabai, bawang putih, garam dan minyak goreng panas bahannya. Enak. Tehnya juga lumayan. Yang jelas harganya murah, bebek 22 ribu, nasi 5 ribu, teh manis 4 ribu, tahu tempe 3 ribu. Kami berdua habis 65 ribu tadi malam.